Minggu, 25 November 2018

Tugas 1.5


Tugas 1.5 Kalkulator

Private Sub Command1_Click()
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text10 = Val(Text3) * Val(Text4)
Text11 = Val(Text5) - Val(Text6)
Text12 = Val(Text7) / Val(Text8)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Private Sub Text1_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text3_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text4.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text5_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text6.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text7_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text8_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text10 = Val(Text3) * Val(Text4)
Text11 = Val(Text5) - Val(Text6)
Text12 = Val(Text7) / Val(Text8)
End If
End Sub

Tugas 1.4


Tugas 1.4 Kalkulator
Tugas 4
Private Sub Command1_Click()
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text10 = Val(Text3) * Val(Text4)
Text11 = Val(Text5) - Val(Text6)
Text12 = Val(Text7) / Val(Text8)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Private Sub Text1_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text3_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text4.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text5_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text6.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text7_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub

Tugas 1.3


Tugas 1.3 Perkalian Dua Bilangan dengan Cmd Enter
Tugas 3
Private Sub Command1_Click()
Text3 = Val(Text1) * Val(Text2)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Private Sub Text1_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text2_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text3 = Val(Text1) * Val(Text2)
End If
End Sub

Tugas 1.2


Tugas 2 Perkalian Dua Bilangan

Private Sub Command1_Click()
Text3 = Val(Text1) * Val(Text2)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Private Sub Text1_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub

Tugas 1.1

Tugas 1
Private Sub Cmd1_Click()
Txt1.SetFocus
Txt1 = ""
Txt2 = ""
Txt3 = ""
End Sub

Private Sub Cmd2_Click()
Txt1.SetFocus
Txt1 = ""
Txt2 = ""
Txt3 = ""
End Sub

Private Sub Cmd3_Click()
End
End Sub

Private Sub Txt1_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Txt2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Txt2_keypress(keyascii As Integer)
If keyascii = 13 Then
Txt3.SetFocus
End If
End Sub

Senin, 19 November 2018

Update terbaru Gboard untuk Android membawa Fitur "Floating Keyboard"

Beberapa tahun yang lalu, ketika kita ingin mencari smartphone yang nyaman untuk mengetik dengan cepat tentu pilihan yang tepat adalah smartphone dengan keyboard QWERTY seperti BlackBerry. Namun untuk saat ini, kebanyakan smartphone hadir dengan layar besar yang sepertinya sulit untuk dioperasikan menggunakan satu tangan. Namun jika penggunaan satu tangan adalah sesuatu yang Anda inginkan tetapi Anda tidak memiliki tangan yang cukup besar atau jari panjang, tampaknya fitur baru dari Google Gboard bisa menjadi solusi.

Menurut laporan Android Police, tampaknya Google baru-baru ini memperbarui aplikasi Gboard dengan fitur baru. Mereka memperkenalkan opsi keyboard mengambang atau floating keyboard ke aplikasi Gboard. Fitur baru tersebut bisa Anda lihat seperti gambar screenshot di atas, di mana fitur baru tersebut memungkinkan pengguna memposisikan keyboard di mana saja pada layar mereka. Ini berarti Anda dapat menempatkan keyboard di suatu tempat di layar yang mungkin dapat Anda jangkau dengan lebih baik ketika menggunakan satu tangan. Meskipun fitur tersebut tidak begitu bisa dibilang baru karena Apple iOS juga memiliki fitur yang memungkinkan pengguna menggeser keyboard ke bagian kiri atau kanan layar untuk penggunaan satu tangan, tetapi dalam kasus Gboard, itu lebih fleksibel dan dinamis karena pada dasarnya Anda dapat menempatkannya di mana saja Anda mau. Perlu dicatat bahwa tidak semua pengguna melihat perubahannya. Jika Anda pengguna Gboard melihat perubahan ini jadi mungkin Google mengujinya, atau mungkin mereka meluncurkannya secara bertahap.

Update Terbaru WhatsApp Kini Bawa Dukungan Sticker Di Dalam Obrolan

Persaingan layanan pesan instan saat ini semakin ketat. Meski WhatsApp menempati posisi tertinggi untuk layanan messenger, namun ada beberapa kekurangan pada WhatsApp dibandingkan aplikasi lain. Salah satu kekurangan WhatsApp adalah dukungan sticker, di mana aplikasi lain seperti Line dan BBM sudah mendukung sticker sejak lama.


Pada dasarnya peran sticker pada obrolan seperti emoji, namun sticker lebih ekspresif ketimbang emoji. Selain itu, ukuran sticker lebih besar serta dapat beranimasi, sehingga sticker dianggap lebih menyenangkan dan lebih hidup dibandingkan dengan emoji. Namun, WhatsApp diharapkan dapat meningkatkan level di bidang itu dalam waktu dekat karena mereka telah mengumumkan dukungan sticker. Mereka akan serupa dalam hal fungsi seperti yang telah kita lihat di aplikasi pesan lain, dan WhatsApp juga telah mengumumkan bahwa mereka akan mendukung paket stiker pihak ketiga yang berarti bahwa jika yang default tidak sesuai dengan keinginan Anda, maka Anda dapat menemukan alternatif dan variasi dari pembuat pihak ketiga. Strategi ini sebenarnya telah bekerja dengan baik untuk aplikasi pesan LINE Naver, di mana perusahaan lain seperti Disney telah meluncurkan berbagai sticker untuk aplikasi tersebut. Saat ini belum jelas apakah WhatsApp pada akhirnya akan memungkinkan para pembuat untuk mulai menjual stiker mereka sendiri tetapi berdasarkan FAQ, tidak ada lagi penjualan stiker untuk saat ini. Dukungan untuk stiker akan diluncurkan untuk perangkat iOS dan Android selama beberapa minggu ke depan, jadi harap bersabar jika Anda belum melihat sticker pada aplikasi WhatsApp Anda.

Smartphone Gaming Nubia Red Magic 2 Bakal Hadir dengan Sistem Pendinginan Ganda

Meski generasi smartphone gaming Android sudah dimulai sejak tahun lalu, namun tahun 2018 ini beberapa produsen sudah merilis smartphone gaming terbaru mereka, di antaranya Xiaomi Black Shark 2, Asus ROG Phone, dan Razer Phone 2. Tak ingin ketinggalan, Nubia yang juga sudah meluncurkan smartphone gaming sebelumnya kini akan segera menghadirkan Nubia Red Magic 2 yang akan hadir dengan beberapa fitur keren.

Baru-baru ini perusahaan telah menyebarkan teaser tentang smartphone tersebut yang akan datang dengan dengan sistem pendinginan ganda (air+liquid). Sistem pendingin tersebut diklaim dapat menjaga suhu perangkat tetap stabil meski digunakan bermain game dalam waktu yang lama. Hardware smartphone ini juga menarik untuk dilihat, di mana RAM 10GB akan memberikan pengalaman gaming yang lebih optimal. Selanjutnya, akan ada surround 3D dan fitur 4D shock. Nubia Red Magic 2 memiliki kamera belakang tunggal dengan flash LED heksagonal. Seperti halnya smartphone game lainnya, ia juga akan menampilkan lampu LED. Sesuai teaser dan laporan sebelumnya, body smartphone ini akan membawa bar cahaya RGB LED biru horizontal. Teknologi 4D shock masih belum terungkap, tetapi kami berharap bahwa ini akan membawa motor getaran ganda untuk memberi pengguna dimensi perasaan yang lain. Guncangan atau getaran ini akan memungkinkan pengguna untuk memfasilitasi saat bermain game. Dengan kata lain, kita dapat mengatakan itu adalah fitur masukan seperti Haptic PS4 yang mungkin membuat debut di bawah teknologi 4D shock. Smartphone ini diperkirakan akan diluncurkan bersama Nubia X pada 31 Oktober, tetapi tidak ada yang dikonfirmasi seperti yang sekarang. Pendahulunya Nubia Red Magic mulai dijual dengan penyimpanan 64 GB + RAM 6 GB dengan banderol harga 2.099 (Rp4,6 jutaan) di Tiongkok.

Smartphone Pocophone Milik Xiaomi Akan Kebagian Update Android Q Di Masa Mendatang

Setiap tahunnya, Google merilis pembaruan versi Android di mana saat ini Google telah merilis Android Pie yang merupakan versi terbaru. Berbicara soal pembaruan update Android, beberapa pengguna smartphone Android menjadi cemas karena ada beberapa produsen smartphone yang tepat waktu merilis pembaruan, dan ada juga produsen yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menggulirkan rilis versi Android terbaru. Jika biasanya smartphone Xiaomi terlambat mendapatkan update versi Android terbaru, tampaknya hal tersebut tidak akan terjadi untuk Pocophone milik Xiaomi, karena smartphone tersebut dijanjikan mendapatkan Android Q.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala produk untuk Pocophone Jai Mani yang menjawab salah satu pertanyaan di Twitter. Salah satu pengguna menanyakan apakah perusahaan dapat setidaknya menjamin dua pembaruan versi Android. Menurut tanggapan Mani, dia mengklaim bahwa perusahaan akan melakukan update Android 9.0 Pie dan Android Q. Dia juga menyebutkan “setidaknya”, yang tampaknya menunjukkan bahwa perusahaan mungkin melangkah lebih jauh, meskipun umumnya sebagian besar waktu untuk pembaruan Android, sebagian besar perusahaan cenderung melakukan dua versi. Android Q saat ini dijadwalkan untuk rilis pada tahun 2019, dengan asumsi Google tetap pada jadwal rilis tahunan mereka, tetapi sayangnya selain dari mengkonfirmasikan bahwa ponsel akan menerima setidaknya dua versi Android, Mani tidak menyebutkan kapan pembaruan akan dirilis. Jadi, kita hanya bisa menunggu hal tersebut akan terjadi.

FlexPai Jadi Smartphone Pertama Di Dunia yang Bisa Ditekuk dan Ditenagai Snapdragon 8510

Cukup mengejutkan bahwa smartphone pertama yang dapat dilipat adalah FlexPai. Pada dasarnya perangkat ini adalah tablet dengan layar seluas 7,8 inci dengan aspek rasio 4:3. Keunikan dari perangkat ini adalah kemampuan dapat dilipat hingga menjadi 4 inci, yang tentu saja lebih mudah digunakan.

Smartphone ini datang dengan panel layar berjenis AMOLED yang memiliki kemampuan fleksibel pada bagian tengahnya. Perangkat lunak yang disebut Air OS akan menggunakan sebagian dari layar, dan akan menampilkan wallpaper di bagian lainnya ketika dilipat. Selain menjadi perangkat dengan layar fleksibel yang dapat dilipat, FlexPai juga menjadi perangkat pertama di dunia yang didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8150 yang dibangun dengan proses 7nm.

Anda dapat memilih bagian layar mana yang akan gunakan ketika perangkat dilipat, meskipun ukuran kedua sisi berbeda. Untuk bagian layar yang dekat dengan setup kamera selfie bisa Anda manfaatkan sebagai view finder. Setup kamera smartphone ini adalah 16MP+20MP di mana lensa sekunder berjenis telephoto. PlexPai sendiri memiliki ketebalan 7,6 mm, dan ketika dilipat ketebalannya menjadi 15,2 untuk sisi yang dekat dengan engsel. Perusahaan mengklaim bahwa engsel perangkat tersebut dapat dilipat setidaknya hingga 200.000 kali.

Perangkat ini didukung oleh chipset Qualcomm 7nm dan hanya Snapdragon 8150 yang cocok dengan deskripsi itu. Untuk konfigurasi paling dasar akan memiliki RAM 6GB dan penyimpanan 128GB, tetapi opsi lainnya termasuk RAM 8GB+256GB dan 8GB+512GB. Ada juga teknologi pengisian cepat Ro-Charge milik perusahaan sendiri, di mana fitur ini mampu mengisi daya hingga 80% dalam satu jam. Untuk harganya, FlexPai akan dibanderol seharga CNY 9,000 atau setara dengan Rp 19 jutaan. Harga tersebut terbilang masih wajar, mengingat beberapa smartphone flagship saat ini juga dibanderol dengan harga yang tinggi, meski tanpa mengusung chipset generasi terbaru serta tidak memiliki desain yang dapat dilipat.

Pos Perbatasan Uni Eropa Bakal Terapkan AI Pendeteksi Kebohongan?

Ketika kita pergi ke suatu negara, pastinya ada petugas imigrasi di bandara yang akan menanyakan ke mana Anda akan pergi, di mana Anda tinggal, dan apa yang Anda rencanakan untuk dilakukan di negara tersebut. Hal itu wajar terjadi dan bukan karena mereka benar-benar peduli, tetapi lebih tepatnya ini adalah pertanyaan yang terkadang diminta untuk mengukur tanggapan Anda, dan kemungkinan Anda akan ditahan untuk pertanyaan lebih lanjut atau diizinkan untuk melewatinya.

Sekarang sepertinya pertanyaan-pertanyaan itu masih akan ditanyakan, kecuali bahwa mereka akan diminta oleh AI. Beberapa negara di Eropa seperti Hungaria, Latvia, dan Yunani tampaknya para pejabatnya berencana meluncurkan sistem baru yang disebut iBorderCtrl. Itu adalah kecerdasan buatan (AI) pendeteksi kebohongan di mana wisatawan harus lulus dekteksi jika ingin mendapatkan izin memasuki negara. AI akan mengajukan pertanyaan kepada wisatawan seperti apa yang ada di dalam koper mereka dan akan mencoba untuk mengukur kebenaran jawaban mereka dengan mempelajari ekspresi di wajah mereka berdasarkan pada ekspresi mikro. AI juga akan menyesuaikan pertanyaan dan skor mereka berdasarkan jenis kelamin, etnis, dan bahasa lisan para wisatawan. Nantinya wisatawan yang berhasil lulus tes akan diberikan kode QR yang memungkinkan mereka memasuki negara, dan mereka yang tidak lulus tes akan diarahkan ke agen lain yang kemudian akan menilai laporan yang dihasilkan oleh AI. Meskipun sistem tersebut bisa lebih aman, tetapi juga agak mengganggu dan sedikit bersifat dystopian.


Smartphone Layar Fleksibel Milik LG Diharapkan Meluncur Pada Ajang CES 2019

Beberapa perusahaan besar seperti Samsung dan LG telah lama dikabarkan tengah mengembangkan smartphone fleksibel yang layarnya dapat dilipat. Tak hanya itu saja, perusahaan seperti Lenovo dan Huawei juga dikabarkan tengah mengerjakan perangkat serupa. Bahkan hingga FlexPai diumumkan sebagai smartphone foldable pertama di dunia, perusahaan yang disebutkan tersebut belum siap dengan perangkat milik mereka. Namun baru-baru ini ada sebuah laporan baru yang menunjukkan bahwa smartphone foldable LG akan diluncurkan pada CES 2019.

Consumer Electronics Show adalah acara tahunan yang digelar di kota Las Vegas, AS di mana banyak teknologi baru diperkenalkan pada acara tahunan tersebut. Ini akan menjadi panggung yang sempurna bagi LG untuk memperkenalkan perangkat fleksibel miliknya. Sekarang diharapkan bahwa LG akan mengungkap perangkat tersebut di acara besar ini yang akan berlangsung bulan Januari tahun depan. Laporan tentang peluncuran handset ini berasal dari Evan Blass alias @evleaks, seorang leaker Twitter yang diyakini mendapat informasi tentang hal-hal seperti itu dan ia memiliki track record yang baik. Menurut kirimannya di Twitter hari ini bahwa LG “berencana” untuk memperkenalkan smartphone foldable pada CES 2019. Sayangnya untuk saat ini belum ada rincian tambahan yang terungkap pada saat ini sehingga tidak jelas bagaimana smartphone lipat LG akan terlihat seperti apa, spesifikasi apa yang akan akan diusungnya, dan berapa harga yang akan dibanderol. Selain itu, tidak jelas kapan LG benar-benar akan merilis perangkat meski diumumkan pada CES 2019. Sementara smartphone foldable milik Samsung juga diharapkan akan dirilis awal tahun depan untuk bersaing dengan LG.


Hasil Benchmark Smartphone Pertama yang Menggunakan Snapdragon 675 Telah Muncul

Bulan lalu, Qualcomm telah mengumumkan berita yang cukup menarik perthatian, di mana perusahaan ini meluncurkan SoC baru untuk segmen mid-range, yakni chipset Qualcomm Snapdragon 675. Chipset baru tersebut merupakan saudara dekat dari chipset Snapdragon 670 dan 710, tapi itu dibangun di atas node 11nm (sebagai lawan 10nm) dan chipset terbaru ini mengusung core Kryo generasi keempat milik Qualcomm.

Hari ini, smartphone pertama yang menjalankan chipset terbaru itu telah muncul di Geekbench dan sayangnnya tidak diketahui smartphone apa yang menggunakan chipset tersebut. Namun hasil benchmark kali ini memberikan sekilas tentang apa yang seharusnya dapat dilakukan oleh CPU chipset. Berdasarkan hasil benchmark di GeekBench, core CPU generasi baru dari Qualcomm membuat semua perbedaan dan Snapdragon 710 jatuh di kedua pengujian. Untuk pengujian single-core chipset ini mencetak skor 2267, dan untuk multi-core mencetak skor 6103. Pada dasarnya, chipset Snapdragon 675 menggunakan desain core 2 + 6 yang sama, tetapi bukannya 2x Cortex-A75 seperti di Snapdragon 710 dan 670, SD675 mengadopsi ARM Cortex-A76 core baru. Selain itu, Snapdragon 675 menggunakan GPU Adreno 612 yang kurang kuat dibandingkan saudaranya meskipun, Qualcomm mengatakan telah dioptimalkan untuk performa gaming yang lebih baik. Hasil benchmark di Geekbench memang tidak mengungkapkan banyak hal dari perangkat tersebut, namun diketahui bahwa perangkat tersebut menjalankan sistem operasi Android 9.0 Pie dan memiliki RAM 4GB. Tentunya kita harus bersabar lagi karena smartphone yang mengusung chipset Snapdragon 675 akan keluar dalam beberapa bulan mendatang.


Menurut Google, Mode Gelap Pada Smartphone Android Akan Memperpanjang Masa Pakai Baterai

Seperti yang telah kita ketahui, beberapa perusahaan saat ini telah memperkenalkan mode gelap ke aplikasi milik mereka, dan tampaknya akan diikuti oleh pengembang aplikasi lainnya. Ada alasan yang jelas untuk mode gelap, seperti membuat aplikasi lebih nyaman dilihat oleh mata saat menggunakan aplikasi tersebut di malam hari, dan juga memberi pengguna lebih banyak pilihan dan fleksibilitas dalam hal bagaimana aplikasi terlihat. Taukah Anda ternyata mode gelap juga bagus untuk masa pakai baterai.

Selama KTT Dev Android, tampaknya Google telah mengonfirmasi bahwa mode gelap lebih baik untuk masa pakai baterai secara keseluruhan di Android. Perusahaan memamerkan slide presentasi di mana aplikasi dalam mode gelap dan dalam tingkat kecerahan maksimal menggunakan daya yang jauh lebih sedikit daripada aplikasi yang menggunakan banyak warna putih dalam desainnya. Namun ironisnya, seperti yang kita ketahui bahwa mayoritas aplikasi Google cenderung dipenuhi dengan warna putih atau cerah, meskipun beberapa sudah ada yang menerapkan mode gelap seperti Youtube dan Android Messages. Sementara hal itu adalah awal yang baik, Ada laporan di masa lalu yang menunjukkan bahwa Android bisa mendapatkan mode gelap di dalam sistem Android, namun hingga kini Google masih menunda fitur tersebut. Tentu saja kita berharap Google segera meluncurkan mode gelap dalam sistem Android, dan bagi Anda yang ingin memperpanjang masa pakai baterai smartphone Android Anda, maka gunakan sebanyak mungkin aplikasi yang sudah mendukung mode gelap.


Snapdragon 8150 muncul di AnTuTu, Kalahkan Kirim 980 dan Apple A12 Bionic

Produsen besar dunia seperti Samsung, Huawei dan Apple telah meluncurkan chipset flagship mereka dan hanya Qualcomm yang belum mengumumkan chipset flagship generasi berikutnya. Qualcomm Snapdragon 8150 alias Snapdragon 855 adalah chipset flagship generasi berikutnya dan belakangan ini bocoran tentang chipset tersebut terus bermunculan.

Baru-baru ini chipset tersebut telah muncul di database AnTuTu benchmark dengan menorehkan skor 362.292 poin secara keseluruhan. Hal ini berarti melampaui chipset flagship lainnya seperti Kirin 980 yang memiliki skor 273.913 dan bahkan menyalip Apple A13 Bioic yang mencetak skor 353.210. Tapi tidak hanya membocorkan skor saja, daftar AnTuTu yang telah beredarkali ini juga memberikan informasi tentang konfigurasi core dan kecepatan dari core tersebut. Menurut bocoran kali ini, Snapdragon 8150 hadir dalam konfigurasi core yang tidak biasa, yakni 1 + 3 + 4. Ini akan terdiri dari single-core berkekuatan tinggi, 3-core untuk kecepatan menengah, dan quad-core untuk aktivitas biasa yang membuat penggunaan daya semakin efisien.

Tentu hal ini bertentangan dengan bocoran sebelumnya. Bagaimanapun, CPU Cortex-A76 dengan performa tinggi memiliki clock pada 2,84 GHz, tiga yang sedang (Cortex-A76) memiliki clock pada 2,4 GHz dan lebih kecil Cortex-A55 cluster dari empat core memiliki clockspeed 1,78 GHz. Jika benar, Qualcomm tampaknya mengambil sedikit pendekatan yang tidak konvensional dan menggunakan arsitektur DynamiQ ARM yang memungkinkan produsen memasangkan berbagai jenis core dengan berbagai kecepatan clock ke dalam satu cluster. Selain itu, skor GPU juga tidak boleh diremehkan juga, di mana skor yang berhasil diraih sebesar 156.328 atau meningkat sekitar 20% atas GPU Adreno 630 yang terdapat pada chipset Snapdragon 845. Namun tetap saja informasi tersebut masih belum bisa dikonfirmasi dan kita harus tetap menunggu perusahaan mengumumkannya secara resmi dalam waktu dekat ini.


STMIK PRINGSEWU MELAKSANAKAN SHALAT GERHANA BULAN

STMIK Pringsewu – Tidak ada satu kejadian di antara sekian banyak kejadian yang ditampakkan Allah SWT di hadapan hamba-Nya, melainkan agar kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kekuasaan yang Allah SWT tampakkan tersebut. Yang pada akhirnya, kita dituntut untuk selalu mawas diri dan melakukan muhasabah.

Di antara bukti kekuasaan Allah SWT itu, ialah terjadinya gerhana. Rasulullah SAW memperingatkan umatnya untuk kembali ingat dan segera menegakkan shalat, memperbanyak dzikir, istighfar, doa, sedekah, dan amal shalih tatkala terjadi peristiwa gerhana.


Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu, Rabu (31/1) malam melaksanakan Shalat Gerhana Bulan Total(GBT) pada jam 19.45 WIB sampai selesai di Aula kampus setempat di ikuti oleh beberap dosen dan mahasiswa STMIK Pringsewu.



Sebagai Imam dan Khatib pelaksanaan sholat gerhana bulan total di STMIK Pringsewu Moh. Masrur, M.Pd. I Dosen Agama Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu. Dalam khutbahnya beliau menyampaikan bahwa peristiwa fenomena alam ini penting bagi umat Islam untuk memahami peristiwa gerhana sebagai fenomena alam yang dapat dijadikan momentum meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dan kita sebagai hamba Allah SWT bisa muhasabah, sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspeknya dalam diri kita.

Beliau menegaskan, peristiwa gerhana bulan yang terjadi saat ini tentulah memiliki hikmah dan pelajaran yang sangat banyak bagi orang orang yang berfikir. Mungkin sebagian hikmah itu bisa diketahui dan sebagian yang lain tidak kita ketahui. Gerhana adalah bukti kekuasaan Allah SWT atas makhluknya.

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” [QS. 2 : 284].

Allah SWT yang berhak dan mampu mengatur semuanya. Allah SWT yang mengatur siang dan malam, mengatur perjalanan dan pergerakan benda-benda angkasa mulai dari yang paling kecil sampai yang paling besar. Allah SWT yang mendatangkan gerhana kapanpun Dia berkehendak. Semua makhluk tunduk kepadanya.

Dalam QS. 16 : 12

وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيلَ وَالنَّهارَ وَالشَّمسَ وَالقَمَرَ ۖ وَالنُّجومُ مُسَخَّراتٌ بِأَمرِهِ ۗ إِنَّ في ذٰلِكَ لَآياتٍ لِقَومٍ يَعقِلونَ

“Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Bintang-bintang itu ditundukkan dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.” (Qs. 16 : 12).

Sungguh tidaklah Allah SWT menjadikan sesuatu kecuali di situ terkandung hikmah yang banyak. Tidaklah Allah menjadikan sesuatu dengan sia sia.

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. 3 : 191)

Rasulullah SAW bersabda :

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لاَيَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُم ذَلِكَ، فَادْعُوا اللَّهَ، وَكَبِّرُوْا، وَصَلُّوْا، وَتَصَدَّقُوْا ثُمَّ قَالَ : يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ، وَاللَّهِ مَامِن أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ، يَاأُمَّةَ مُحَمَّدٍ لَوْ تَعْلَمُوْنَ م

SEMINAR PERAN TEKNOLOGI UNTUK PRINGSEWU BERSAHAJA

STMIK PRINGSEWU – Hari ini Selasa (13/3), Seminar “Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja”. Seminar tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Sekaloh Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke-9.

Dalam seminar tersebut dihadiri bapak/ibu dosen STMIK Pringsewu, bapak/ibu dewan guru SMA/SMK/MA sederajat dan 220 mahasiswa/i STMIK Pringsewu. Seminar tersebut menghadirkan pemateri dari Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu (Mahrizan Al Rizkie – Kasi. Telekomunikasi) dan Polres Tanggamus (Nofriansyah, S.T – Kasubnit Tipiter Sat. Reskrim).

Seminar “Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja” tersebut dibuka oleh Nur Aminudin Wakil Ketua III mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M didampingi Elisabeth Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I, Kasmi, M.M Wakil Ketua II, Oktafianto, M.T.I Kaprodi Manajemen Informatika dan Bapak/Ibu Dosen STMIK Pringsewu.



Nur Aminudin Wakil Ketua III mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M dalam pembukaan seminar tersebut mengatakan, seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Menyikapi keadaan ini, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu melaksanakan seminar tersebut. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. Pendidikan tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya, ucapnya.

Diakhir sambutannya, beliu menegaskan kepada mahasiswa/i STMIK Pringsewu, “Lisanmu adalah hargamu, Perilakumu adalah hargamu”.


Dalam acara seminar tersebut, Mahrizan Al Rizkie dari Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu memaparkan secara jelas Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, sedangkan Nofriansyah, S.T dari Polres Tanggamus berkaitan dengan UU ITE.


Nofriansyah mengatakan, UU ITE ini mengatur berbagai hal terkait kegiatan di dunia maya, termasuk salah satu isu sensitif yaitu masalah pencemaran nama baik. Oleh sebab itu diperlukan adanya suatu aturan yang mengatur tentang penggunaan social media agar setiap orang mendapatkan kebebasan dan kenyamanannya dalam jejaring social tanpa ada yang terganggu.

Salah satu alasan pembuatan UU ITE adalah bahwa pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat cepat telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi. Kemunculan UU ITE membuat beberapa perubahan yang signifikan, khususnya dalam dunia telekomunikasi, seperti Telekomunikasi merupakan salah satu infrastruktur penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Perkembangan teknologi yang sangat pesat tidak hanya terbatas pada lingkup telekomunikasi itu saja, melainkan sudah berkembang pada TI, Perkembangan teknologi telekomunikasi di tuntut untuk mengikuti norma dan kebijaksanaan yang ada di Indonesia, ucapnya. (*na)

STMIK PRINGSEWU AKAN MENGGELAR LOMBA TARI KREASI, MODERN DANCE, FASHION SHOW (PAKAIAN TRADISIONAL) DAN SOLO SONG DALAM RANGKA HUT PRINGSEWU KE-9

STMIK PRINGSEWU – Insya’Allah pada tanggal 28 – 29 Maret 2018, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu Lampung akan menggelar Lomba Tari Kreasi, Modern Dance, Fashion Show (Pakaian Tradisional), Solo Song untuk kategori siswa SMA/SMK/MA sederajat, mahasiswa, umum. Perlombaan tersebut sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu. Selain itu, mereka juga dapat menyalurkan bakatnya.



Nur Aminudin selaku Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengatakan, berbagai kegiatan yang sudah dilakukan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu dalam rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu ke-9 diantaranya Seminar entrepreneurship, Seminar Penerapan Teknologi Dalam Menyiapkan Pemuda Untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Seminar Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan dan penelitian, Seminar Peran teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, Seminar pengolahan data statistik untuk riset, Kompetisi futsal antar kelas, Outbond Persahabatan antar Mahasiswa di Talang Indah dan Lomba selebgram, Lomba web blog “HUT Kabupaten Pringsewu ke-9″ yang mempromosikan Desa atau tempat wisata Kabupaten Pringsewu, Lomba kreatifitas membuat video ucapan HUT Kabupaten Pingsewu ke-9. Insya’Allah tanggal 31 Maret 2018 pelaksanaan lomba Bazar dan Bussines Plan serta Baksos di Pendopo Kabupaten Pringsewu.

Peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 sebagai momentum untuk refleksi atas kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dalam kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini masyarakat juga bersama-sama mensukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten Pringsewu yang mempunyai visi “Pringsewu Berdaya Saing, Harmonis dan Sejahtera (BERSAHAJA)”, ucapnya. (*na)

PERINGATI HUT PRINGSEWU KE-9, MAHASISWA STMIK PRINGSEWU GELAR BAKSOS

STMIK PRINGSEWU – Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 Unit Kegiatan Mahasiswa STMIK Peduli Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu, Senin (2/4) melaksanakan BAKSOS (Bakti Sosial) turun ke terminal Pringsewu dan pasar Pringsewu.

Presiden Mahasiswa STMIK Pringsewu Priyanti mengatakan, kegiatan ini dilakukan membangun keakraban terhadap masyarakat, dan membangun rasa peduli terhadap sesama, sasaran BAKSOS hari ini tukang becak dan pemulung, untuk hari ini 37 paket sembako yang sudah kita berikan. Kegiatan tersebut adalah salah satu wujud kepedulian sosial mahasiswa STMIK Pringsewu.

BEM STMIK Pringsewu melalui UKM STMIK Peduli Insya’Allah acara baksos rutin untuk masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Pringsewu. Baksos ini mempunyai 2 tujuan,yakni internal dan eksternal. Tujuan internalnya adalah kaderisasi dalam organisasi, sedangkan tujuan eksternalnya adalah untuk mengamalkan ajaran tentang berbagi rizki dengan kaum dhuafa. Selain itu baksos ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami selaku aktivis kampus. Kita bisa membantu orang-orang yang lagi membutuhkan, serta semangat mereka bekerja keras demi ingin menghidupi keluarganya patut kita contoh, Rencananya BEM STMIK Pringsewu beserta UKM STMIK Peduli kembali akan melaksanakan baksos tahap 2, ucap Prianti.

Sementara Nur Aminudin Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STMIK Pringsewu mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilaksankan mahasiswa STMIK Pringsewu ini mengajarkan kita untuk saling peduli, mewujudkan rasa cinta kasih, dan saling menolong bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Dalam kegiatan bakti sosial kita akan mendapatkan banyak pelajaran, terutama pada lingkungan masyarakat. Kita sebagai manusia memliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan bakti sosial juga membantu pembentukan sikap dan kepekaan sosial dari diri kita. Banyak manfaatnya dalam kegiatan Bakti Sosial yang dilakukan mahasiswa STMIK Pringsewu seperti menambah wawasan dan pengetahuan sosial, membantu pembentukan sikap dan kepribadian seseorang, menumbuhkan rasa moralitas yang tinggi, menumbuhkan semangat untuk menemukan inspirasi baru, mengembangkan kepribadian dan rasa saling peduli, melatih jiwa kepemimpinan, dapat membentuk Emotional Intelegent Quotien (EQ) (Melatih kesabaran dan Emosi seseorang), dapat merasakan indahnya berbagi pada sesama, dapat memahami banyak hal dari diri sendiri yang bisa disyukuri daripada dikeluhkan, kita akan merasa bahagia ketika bisa memberi hal yang bermanfaat pada orang lain, ucapnya.(*na)

UPACARA HUT KABUPATEN PRINGSEWU KE-9

STMIK PRINGSEWU – Selasa (3/4) Dosen, Mahasiswa/i STMIK Pringsewu, Jajaran BEM STMIK Pringsewu, PK PMII STMIK Pringsewu, mengikuti upacara HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 yang dilaksanakan di Lapangan Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu.


Bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 Bupati Pringsewu H. Sujadi. Beliau mengatakan, peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini hendaknya menjadi momentum melakukan refleksi atas kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat.

H. Sujadi juga mengajak, momentum ini untuk menorehkan perjuangan, pengabdian dan karya nyata untuk mewujudkan kesejahteraan di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis dan terwujudnya Pringsewu Barsahaja (Bardaya Saing, Harmonis dan Sejahtera).


Upacara Peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini dihadiri Kepala PMD Provinsi Lampung Yuda Setiawan mewakil Gubernur Lampung, Wabup Dr. H. Fauzi, Ketua DPRD H. Ilyasa, Dandim 0424 Tanggamus Lektol Arh. Anang Hasto Utomo, Kapolres Tanggamus AKBP I Made Resma, Kejari Pringsewu Asep Sontani, Sekdakab Budiman.

Dalam Upacara Peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 tersebut tampak hadir salah satu pendiri Kabupaten Pringsewu Wanawir, jajaran anggota DPRD, seluruh kepala OPD, jajaran ASN, seluruh Camat, kepala pekon, para tokoh agama, OKP dan Ormas, elemen masyarakat serta pelajar SLTA.


Pada kesempatan itu Bupati H.Sujadi menyerahkan berbagai hadiah kepada peraih juara pada peringatan HUT Pringsewu ke-9 juga kepada para pihak yang berprestasi lainnya. Kegiatan diakhiri dengan melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Keputran, Kali Gambang, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu.(*na)

MAHASISWA STMIK PRINGSEWU GELAR BAZAR

STMIK PRINGSEWU – Sabtu (31/3), Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu menggelar bazar kewirausahaan di Pendopo Pringsewu yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Pringsewu Barat, Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.



Bazar kewirausahaan tersebut dibuka Dedi Irawan selaku dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, beliau mengatakan, kami selaku dosen sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Bazar ini tujuannya adalah untuk membina silahturahmi dalam suasana yang berbeda dan menumbuhkan semangat kewirausahaan. Konsep kewirausahaan juga merupakan program Pemerintah yang sedang dilaksanakan saat ini. Bagaimana menumbuhkan kewirausahaan itu disemua lini termasuk mahasiswa. Karena mahasiswa nanti orientasinya setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan tapi mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, selain itu kegiatan tersebut merupakan rangkain kegiatan yang dilakukan dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-9, ucapnya.



Sementara Nur Aminudin selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan menambahkan, kegiatan tersebut mempunyai tujuan untuk (1). Memberikan bekal kepada mahasiswa dalam memperoleh usaha didunia bisnis, (2). Mensosialisasikan para mahasiswa untuk tidak malu bekerja dalam dunia bisnis dan dagang, (3). Menjadikan mahasiswa tangguh dan cermat untuk berinteraksi dengan orang lain, (4). Menghasilkan mahasiswa/i yang kreatif dan inovatif, (5). Memberikan motivasi kepada mahasiswa/i agar mampu membuka usaha sendiri atau membuka lapangan kerja, (6). Memberikan pengalaman berwirausaha untuk mahasiswa/i.

Kami berharap bazar dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke 9 kabupaten pringsewu ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan disemua kalangan. Tumbuhkan Jiwa Kreativitas lewat Bazar Kewirausahaan, Mahasiswa/i program studi S-1 Sistem Informasi, D-3 Manajemen Informatika STMIK Pringsewu juga punya jiwa kewirausahaan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memacu mahasiswa/i STMIK Pringsewu untuk bisa membuat lapangan pekerjaan. STMIK Pringsewu sangat mendukung program pemerintah bahwa orientasi lulusan adalah berwirausaha bukan menggantungkan diri dari instansi negeri maupun swasta,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua BEM STMIK Pringsewu Priyanti sekaligus panitia pelaksana menyampaikan, para mahasiswa diberikan kebebasan berkreasi menciptakan produk yang dijual, serta bebas berinovasi bagaimana cara menjualnya. Banyaknya peserta bazar memberikan makna positif bagi mahasiswa untuk berpikir keras dan cerdas, agar bisa tampil menarik dan unggul dibandingkan yang lain. Selain itu hal yang tak kalah penting adalah memperoleh pengalaman secara nyata, yakni bisa merasakan bagaimana menawarkan dan menjual produk kepada konsumen, ungkap Prianti. (*na)

MAHASISWA STMIK PRINGSEWU SAMBANGI PT PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE TBK.

BANDUNG – Rabu (13/9) sebanyak 250 mahasiswa STMIK Pringsewu melakukan kunjungan ke PT. Primarindo Asia Infrasrtucture Tbk. Jl. Raya Ranca Bolang No. 98 Gedebage – Bandung yang disambut oleh Agus Sunarto sebagai Manajer HRD (Human Resource Development). Kegiatan kunjungan industri bertujuan untuk lebih mengenalkan mahasiswa terhadap dunia kerja yang berhubungan dengan bidang perkuliahannya. Kegiatan tersebut meliputi pemaparan company profile, kunjungan pabrik serta peluang kerja bagi lulusan atau alumni dari STMIK Pringsewu.



Agus Sunarto selaku Manajer HRD (Human Resource Developmen) menjelaskan tentang PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk, beliau mengatakan bahwa PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. didirikan pada tahun 1988 dengan nama PT Bintang Kharisma, dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Pada tahun 1994, Perseroan mencatatkan dan menjual sahamnya di Bursa Efek Jakarta, dan menjadi PT Bintang Kharisma Tbk. Pada tahun 1997, Perseroan mengganti nama dari PT Bintang Kharisma Tbk menjadi PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk.


Pada awal pendirian, Perseroan memproduksi sepatu sport seluruhnya dengan tujuan ekspor. Namun, pada tahun 2002, Reebok yang merupakan buyer utama Perseroan melakukan relokasi usaha yang berakibat terhentinya order. Seiring dengan terhentinya order ekspor tersebut, Perseroan mulai merintis penjualan sepatu di pasar dalam negeri dengan merk sendiri yaitu “Tomkins”. Sampai saat ini, penjualan sepatu Tomkins telah tersebar ke seluruh Indonesia.

Selain memproduksi dan memasarkan sepatu TOMKINS, Perseroan juga menerima order produksi sepatu merk lain untuk keperluan ekspor, seperti Lonsdale, Dunlop, Firetrap, dan lain-lain.

Beliau mengatakan, produk yang dijual Perseroan di pasar lokal adalah sepatu dengan merk “Tomkins”, yang merupakan sepatu jenis casual dengan penekanan pada jenis sepatu sekolah. Sebagai contoh sepatu Tomkins yang dijual seperti sepatu anak, sepatu remaja, sepatu wanita, sepatu pria.

Kelebihan sepatu Tomkins paling banyak pilihan, mengikuti trend paling mutakhir, menggunakan referensi model populer dan brand ternama di dunia, produk baru dengan minimal 50 modelper-tahun, urut design dan development yang terus menerus mengembangkan design/model baru, menjadi pelopor model di Indonesia, selalu menjaga kualitas dan harga terjangkau, ucap Agus Sunarto sebagai Manajer HRD (Human Resource Development). (*na)

Pembekalan KKN

STMIK PRINGSEWU – Sebanyak 210 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula STMIK Pringsewu, Rabu (18/7).



Sudewi selaku Ketua Badan Pelaksana KKN STMIK Pringsewu mengatakan, dari 210 mahasiswa tersebut terbagi atas 3 Kecamatan (Gading Rejo, Ambarawa, Pardasuka) dan dari 3 Kecamatan tersebut 210 mahasiswa akan ditempatkan pada 20 Pekon di Kabupaten Pringsewu. Tujuan dari pembekalan KKN adalah memberikan wawasan, pengetahuan, keterampilan , dan teknik untuk melaksanakan kegiatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan KKN mulai dari observasi dan penrencanaan sampai dengan evaluasi hasil pembuatan laporan, sehingga mahasiswa siap dalam hal persiapan Kuliah Kerja Nyata.

KKN kali ini bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pekon Melalui Implementasi Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat serta Membangun Sinergi dengan Pemerintah Daerah”.

Sudewi menambahkan, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat. Teknologi informasi merupakan sebuah kebutuhan primer yang wajib di penuhi oleh setiap masyarakat. Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan dan memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.

Kesenjangan informasi dapat ditempatkan sebagai salah satu indikator kemiskinan. Kesenjangan informasi menunjukkan ketidakmampuan mengakses dan menggunakan informasi yang akan berdampak pada kesejahteraan seseorang. Oleh karen itu Pemberdayaan masyarakat dalam bidang informasi merupakan hal yang penting, karena teknologi informasi merupakan suatu aspek yang dapat mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat pekon. Sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025, masyarakat informasi Indonesia diproyeksikan terwujud pada periode jangka menengah ketiga, yaitu tahun 2015-2019. Penetapan sasaran ini didasarkan pada kenyataan bahwa kemampuan untuk mendapatkan, mengolah, dan memanfaatkan informasi mutlak dimiliki oleh suatu bangsa tidak saja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa tersebut, tetapi juga untuk meningkatan taraf dan kualitas hidup masyarakatnya. (*na)

Tiga Tim Mahasiswa STMIK PRINGSEWU Mengikuti Lomba TTG 2018

BEM STMIK PRINGSEWU - Senin (9/4), Mahasiswa STMIK Pringsewu yang terdiri dari tiga tim mengikuti lomba teknologi tepat guna tahun 2018 yang diselenggarakan di hotel Regency, Gadingrejo Pringsewu. Tim 1 terdiri dari Deni Sswanto, Ibnu Hajar, Renita Fitri Andriyanti, teknologi tepat guna yang diciptakan “Alat Pemberian Pakan Lele Otomatis”, Tim 2 terdiri dari Wahyu Nuswantoro Aji, Arbi Maulana, Riza Imam Az’ari, teknologi tepat guna yang diciptakan “Orang2an Sawah Otomatis”, Tim 3 terdiri dari Adi Kiswanto, Yefando Aljaya, Raka Galinggis, teknologi tepat guna yang diciptakan “Alat Penyiram Tanaman Otomatis”. TIM tersebut didampingi dosen pendamping Sri Ipnuwati, M.Kom., dan Doni Muda P, M.T.I.


Kegiatan tersebut bertujuan untuk penelitian dan pengembangan. Penerapan yang bertujuan dalam rangka mengembangkan penerapan praktis nilai inovasi dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang telah ada.


Dalam produk atau proses produksi mahasiswa STMIK Pringsewu menghasilkan nilai-nilai bagi pemenuhan kebutuhan, kelangsungan dan meningkatkan mutu kehidupan manusia, dan yang pasti tekhnologi tepat guna yang dibuat mahasiswa STMIK Pringsewu sesuai dengan kebutuhan manusia.


Dr. H. Fauzi Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu membuka kegiatan lomba teknologi tepat guna tahun 2018. Lomba yang digelar di Hotel Regency Pringsewu ini diikuti sebanyak 31 peserta, baik dari Kabupaten Pringsewu maupun dari sejumlah kabupaten dan kota se Provinsi Lampung, dengan kategori 18 peserta umum dan 13 peserta pelajar.

Sedangkan tim juri berasal dari Polinela Lampung, Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, STMIK Pringsewu, serta pendamping desa Kabupaten Pringsewu. Dalam pembukaan tersebut tampak hadir, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu lr.Hi.Junaidi Hasyim, Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Relawan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Drs.Hi.Tri Prawoto, serta jajaran Pemkab Pringsewu lainnnya.

Dr. H. Fauzi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara lomba, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pringsewu, yang telah menyelenggarakan kegiatan lomba teknologi tepat guna ini, sebagai upaya dalam rangka menumbuh kembangkan dan mendorong kemajuan inovasi teknologi, sekaligus memberikan penghargaan kepada para peneliti, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Beliau berharap melalui lomba tersebut akan dihasilkan teknologi baru ataupun teknologi terapan yang dapat dikembangkan lebih lanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Lebih lanjut dikatakan Fauzi, teknologi tepat guna merupakan sebuah teknologi yang diciptakan untuk semakin meningkatkan dan membuat pekerjaan manusia semakin mudah dan lancar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai ekonomi.

Beliau menambahkan, dalam persaingan masyarakat global, produk-produk teknologi terapan kita dinilai masih sangat tertinggal, sehingga masyarakat perlu dipacu agar dapat lebih kreatif dan inovatif, diantaranya melaui lomba teknologi tepat guna tersebut. (*na)
STMIK PRINGSEWU – Insya’Allah pada tanggal 28 – 29 Maret 2018, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu Lampung akan menggelar Lomba Tari Kreasi, Modern Dance, Fashion Show (Pakaian Tradisional), Solo Song untuk kategori siswa SMA/SMK/MA sederajat, mahasiswa, umum. Perlombaan tersebut sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu. Selain itu, mereka juga dapat menyalurkan bakatnya.



Nur Aminudin selaku Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengatakan, berbagai kegiatan yang sudah dilakukan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu dalam rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu ke-9 diantaranya Seminar entrepreneurship, Seminar Penerapan Teknologi Dalam Menyiapkan Pemuda Untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Seminar Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan dan penelitian, Seminar Peran teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, Seminar pengolahan data statistik untuk riset, Kompetisi futsal antar kelas, Outbond Persahabatan antar Mahasiswa di Talang Indah dan Lomba selebgram, Lomba web blog “HUT Kabupaten Pringsewu ke-9″ yang mempromosikan Desa atau tempat wisata Kabupaten Pringsewu, Lomba kreatifitas membuat video ucapan HUT Kabupaten Pingsewu ke-9. Insya’Allah tanggal 31 Maret 2018 pelaksanaan lomba Bazar dan Bussines Plan serta Baksos di Pendopo Kabupaten Pringsewu.

Peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 sebagai momentum untuk refleksi atas kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dalam kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini masyarakat juga bersama-sama mensukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten Pringsewu yang mempunyai visi “Pringsewu Berdaya Saing, Harmonis dan Sejahtera (BERSAHAJA)”, ucapnya. (*na)

Seminar HAKI ( Hak Atas Kekayaan Intelektual )

STMIK PRINGSEWU – Rabu (31/5) beberapa dosen dari STMIK Pringsewu, STIT Pringsewu, STIT Multazam, STIE Lampung Timur, ikut dalam seminar Internal yang mengambil tema tentang HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang bertempat di Auditorium lantai II STMIK Pringsewu dengan nara sumber Sri Yuliani, S.H., M.H Kepala bidang pelayanan hukum kantor wilayah kementrian Hukum dan Hak Asasai Manusia (KEMENKUMHAM) Lampung.


Tema tentang HAKI memang sedang “in” sekarang ini, khususnya di kampus-kampus, dimana para dosen sebagai pendidik diwajibkan sebagai contoh bagi anak didiknya untuk bisa menghargai karya, ide, ciptaan orang lain, sehingga dimasa depan tingkat kejahatan plagiarism khususnya menjadi semakin minim.

Dalam seminar tersebut, Sri Yuliani menjelaskan tentang pengenalan dan Manfaat kekayaan intelektual dan pendaftaran intelektual secara elektronik.

Program aksi dari Kemenhumkam tentang kekayaan Intelektual yang dilaksanakan adalah pembentukan sentra KI, untuk di Lampung baru ada di UNILA, dan berharap STMIK Pringsewu bisa dirintis untuk menjadi sentra KI. Kata Sri Yuliani.(*na)

SEMINAR PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN PENELITIAN

STMIK PRINGSEWU – Rabu (14/3), Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu menyelenggarakan SEMINAR “Seminar Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian” yang dihadiri bapak/ibu dosen STMIK Pringsewu dan mahasiswa/i STMIK Pringsewu. Sebagai narasumber STMIK Pringsewu mendatangkan Dr. Ribhan, S.E., M.Si. Seminar tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan STMIK Pringsewu dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-9.


Seminar Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian tersebut dibuka oleh Elisabet Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M didampingi Bapak/Ibu Dosen dan jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK Pringsewu.



Elisabet Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M dalam pembukaan seminar tersebut mengatakan, seminar ini dimaksudkan untuk berbagi hasil serta berdiskusi tentang penelitian. Dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan.


Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang terus, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat. Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan menit atau detik, terutama berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan, ucapnya.(*na)

SANITATION GOES TO CAMPUS

STMIK PRINGSEWU – Senin (19/11), bertempat di aula STMIK Pringsewu dilaksanakan kegiatan Sanitation Goes to Campus. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Zuhairi Abdullah, Sekertaris Dinas Kesehatan Jarwo Sutikno, M.M, Kemenag Kabupaten Pringsewu, Wakil Ketua I STMIK Pringsewu Elisabet Y. A., M.T.I, Wakil Ketua III Nur Aminudin, M.T.I, Kepala SDM Dedi Irawan, M.E.Sy., Kaprodi Sistem Informasi Tri Susilowati, M.T.I, serta tamu undangan.
Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Gerakan sadar sanitasi kepada masyarakat seluruh Indonesia harus segera dibangun, untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat.

Wakil Ketua III STMIK Pringsewu, Nur Aminudindalam sambutannya mangucapakan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dan Yayasan Konservasi Way Seputih, atas terselenggaranya kegiatan Sanitation Goes to Campus sebagai upaya menggalang kepedulian mahasiswa pada isu sanitasi.
Mahasiswa mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk berbaur ditengah masyarakat. Kondisi inilah yang menunjukkan pentingnya kedudukan mahasiswa dalam proses pembangunan. Para mahasiswa harus berlomba-lomba untuk berkontribusi ditengah masyarakat. Mahasiswa berprestasi tak hanya sukses memenuhi tanggung jawab akademis tapi juga peduli dan kritis terhadap persoalan di masyarakat dan negara. Mahasiswa berprestasi juga harus menghasilkan kerja nyata yang berdampak positif bagi masyarakat. Sebagai mahasiswa yang berperan untuk prevent, promote, dan protect, diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam sisi kesehatan masyarakat. Dengan masyarakat yang sehat, tentunya akan meningkatkan motivasi diri untuk bekerja dan belajar. ucapnya.


Kegiatan Sanitation Goes to Campus dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu, Dr. H. Fauzi.Dalam sambutannya beliau mengatakan, Sanitasi merupakan salah satu urusan wajib Pemerintah Kabupaten/Kota sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sesuai pasal 13 dan 14 tentang Pemerintah Daerah dan Perraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Kabupaten Pringsewu sudah mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Pendeklarasian tersebut menjadikan Pringsewu sebagai Kabupaten ODF pertama di Provinsi Lampung dan bahkan di Pulau Sumatera.
Masalah lingkungan adalah masalah bersama yang membutuhkan sinergi semua elemen masyarakat, termasuk didalamnya adalah civitas akademika. Sebagai kalangan akademisi, pemikiran kedepan tentang masalah lingkungan sangat dinanti oleh masyarakat karena tentunya kualitas lingkungan yang baik akan menopang kehidupan yang baik.
Dr. H. Fauzi menegaskan, civitas akademika adalah potensi besar dalam membangun pengelolaan lingkungan yang integrated, comprehensive dan sustainable. Karena itu perlu dikembangkan sebuah konsep yang bisa menyatukan semua elemen dalam sebuah sistem pengelolaan lingkungan, dari sistem ini diharapkan bisa membangun kesadaran tentang pentingnya sebuah pengelolaan lingkungan hidup.
Sudah saatnya segenap lapisan masyarakat di Kabupaten Pringsewu saat ini dan kedepan memberikan kepedulian dan perhatian yang besar terhadap sanitasi lingkungan pada kawasan tempat tinggal dan pemukiman. Sedangkan prioritas titik perhatian sanitasi meliputi perihal sumberr air bersih, air limbah, persampahan dan drainase yang diawali dengan edukasi dan ajakan untuk lebih menimbulkan kesadaran masyarakat.
Segenap lapisan masyarakat di Kabupaten Pringsewu hendaknya juga menyadari bahwa dampak akibat sanitasi tidak layak bisa dalam bentuk kerugian ekonomi dan dampak tidak langsung berupa penyakit diare, gizi buruk dan rendahnya produktivitas sekolah dan kerja.
Penyakit diare biasanya terkait dengan buruknya kondisi air minum dan sanitasi. Diare dapat menyebabkan kematian pada anak-anak. Sedangkan pada kasus gizi buruk.
Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi mengatakan, perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Kita tentu sering mendengar kalimat tersebut. Tetapi, tidak semua dari kita meresapi dan menerapkan kalimat tersebut. Jika berbicara mengenai peran mahasiswa di tengah masyarakat, kebanyakan dari mahasiswa akan menjawab dengan hal yang umum dan ruang lingkup yang besar. Tidak semua mahasiswa menyadari bahwa untuk memberikan kontribusi yang besar di masyarakat, harus dimulai dari lingkungan yang kecil terlebih dahulu, yaitu diri sendiri, ucapnya.

Direktur Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati mengatakan, Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia berkolaborasi bersama Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dan Mitra Bentala menggelar Lampung Sanitation Week pada 19-25 November 2018. Kegiatan dalam memperingati Hari Toilet Sedunia yang jatuh pada 19 November itu berkeinginan untuk mewujudkan keterikatan rantai sanitasi.
Kami ingin memastikan rantai sanitasi itu terwujud dengan baik di Lampung. Mulai dengan memiliki jamban, septic tank. Kemudian berlanjut pada septic tank yang kedap, hingga secara tutin menyedotnya setiap 5 tahun sekali, ucapnya.(*na)

Minggu, 18 November 2018

Seminar Pengolahan Data Statistik Menggunakan Program SPSS

 Pringsewu, Senin (19/3).- STMIK Pringsewu kembali mengadakan seminar, kali ini bertajuk “Pengolahan Data Statistik Menggunakan Program SPSS”. Seminar ini merupakan yang terakhir dari rangkaian seminar dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Pringsewu yang kesembilan. Seminar ini menghadirkan narasumber dosen STMIK Pringsewu, Budi Usmanto, S.Si., M.TI. dan Bernadhita Herindri Samodera Utami, S.Si., M.Sc.



Seminar dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka secara resmi oleh Nur Aminudin, M.T.I selaku Wakil Ketua III STMIK Pringsewu mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M. Dalam sambutannya, Nur demikian disapa menyampaikan bahwa statistika dibutuhkan dalam pengambilan kebijakan bagi pihak-pihak berkepentingan. “Dengan demikian statistika sebagai ilmu penting untuk dipelajari dan diharapkan seminar ini menambah pengetahuan bagi mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu”, imbuhnya.


Seminar yang diikuti oleh 160 mahasiswa STMIK Pringsewu mendapat antusiasme dari peserta. Materi terbagi menjadi dua, materi pertama “Analisis Statistika” disampaikan oleh Bernadhita Herindri S.U., M.Sc. Lulusan S2 Matematika FMIPA Universitas Gadjah Mada ini menyampaikan paling tidak ada 3 alasan mengapa seseorang penting untuk mengenal dan belajar statistika, di antaranya karena informasi numerik ada di mana-mana, baik di media cetak maupun di media elektronik; teknik statistika digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan informasi terbatas dan adanya keragaman dalam kehidupan sehari-hari misalnya apabila kita tertarik mengetahui secara cepat siapakah Gubernur Lampung 2018 terpilih tanpa harus menunggu hasil rekapitulasi KPU Provinsi; lalu alasan yang ketiga adalah proses metode ilmiah menjadi lebih mudah dan efisien. Dalam kesempatan ini disampaikan juga metode-metode statistika yang dapat dipilih oleh mahasiswa sebagai peneliti berdasarkan jenis data penelitian, sebab metode harus ditentukan secara tepat agar output yang dihasilkan valid dan dapat diambil keputusan yang sesuai.


Materi kedua disampaikan oleh Budi Usmanto, S.Si., M.TI. terkait dengan aplikasi statistika dalam penelitian yang dianalisis dengan menggunakan software SPSS. Dengan sabar, lulusan S2 Teknik Informatika Darmajaya ini menampilkan cara-cara menginput dan menganalisis data menggunakan SPSS. “Pada jaman dulu, seorang peneliti harus menghitung manual setiap perhitungan statistik, akan tetapi dengan kemajuan teknologi, sekarang peneliti sudah dimudahkan melalui berbagai macam perangkat lunak matematika dan statistika”, demikian penjelasan dosen yang hobi melakukan penelitian sejak jaman kuliah.

Seminar ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan berakhir pada pukul 12.00 WIB.(*na)

STMIK PRINGSEWU raih Sinta Awards 2018

STMIK PRINGSEWU berhasil meraih Science and Technology Index (Sinta) Awards Tahun 2018 sebagai institusi dengan produktivitas publikasi dari Kementerian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Penghargaan diterima oleh Ketua LLPM STMIK Pringsewu M. Muslihudin, M.T.I di Auditorium Gedung D Kemenristek Dikti RI, Jakarta, Rabu (4/7).

“Sinta Awards 2018 ini dipersembahkan untuk segenap sivitas akademika STMIK Pringsewu yang sangat gigih meningkatkan publikasi ilmiah hasil penelitian dan pengadian masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Sinta Awards sebagai ajang yang positif untuk motivasi peningkatan publikasi ilmiah dan merupakan prestasi gemilang sivitas akademisi STMIK Pringsewu dalam produktivitas publikasi ilmiah.

STMIK Pringsewu memiliki Produktifitas Publikasi yang membanggakan yaitu berdasarkan penilaian dalam jangka waktu 3 Tahun terahir 2016-2018 STMIK Pringsewu Masuk 100 Top Affilation yaitu dengan Peringkat 77 dan dengan Score Nilai 92. “Kami bersyukur keeja keras lembaga dapat apresiaai dari pemerintah, semoga kedepannya bisa lebih baik”, ungkapnya. (*na)

STMIK Pringsewu gelar pemotongan hewan kurban 1439 H

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ

Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah wallahu akbar. Allahu akbar walillahil hamd. (artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya).

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (Qs. Al Kautsar: 2)

STMIK PRINGSEWU – Hari Kamis besok, (23/8), Mahasiswa/i STMIK Pringsewu akan melakukan pemotongan hewan qurban di halaman Kampus STMIK Pringsewu. Qurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu agar sama-sama dapat merasakan kebahagian pada hari raya idul adha 1439 H.

Dengan kegiatan ini diharapkan seluruh mahasiswa STMIK Pringsewu dapat mengambil hikmah dari proses pemotongan hewan qurban. Bagi mereka yang memahami semangat ajaran islam, utamanya adalah qurban, maka di dalam ibadah ini terdapat nilai-nilai pendidikan yang amat tinggi. Sebenarnya yang dipentingkan dalam ibadah ini memang bukan penyembelihannya, tetapi makna di balik penyembelihan itulah yang lebih diutamakan.

Lewat qurban ini agar kita menghilangkan sifat egoistis, kita harus membuang jauh-jauh sifat ini, Qurban adalah latihan agar umat islam membiasakan diri memperhatikan orang lain, menghilangkan SIFAT KIKIR dan PELIT, dengan membagi-bagikan sebagian rezeki yang dikaruniakan kepadanya., Karena itu qurban tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup. Setiap kali kita menjumpai tanggal 10 Dzulhijjah ditambah 3 hari Tasyri’ sedang kita dikaruniai kelapangan rezeki, maka kita laksanakan perintah qurban ini. Jika tidak, Rasulullah SAW memberikan peringatan keras kepada kita dalam sebuah sabdanya: “barang siapa yang mempunyai kelapangan untuk berqurban tapi tidak melaksanakannya, maka janganlah dia dekat-dekat tempat kami sholat”.

Rasulullah SAW tidak hanya memberi ancaman kepada umatnya yang enggan melaksanakan kurban, tetapi juga memberikan semangat dan rangsangan agar umatnya dengan sukacita melaksanakan perintah ini. Sabdanya lagi, “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahar yang disukai Alloh selain daripada menyembelih qurban. Qurban-qurban itu akan datang kepada orang-orang yang melakukannyapada hari kiamat seperti keadaannya semula, yaitu lengkap dengan anggotanya, tulangnya, tanduknya dan bulunya. darah qurban itu terlebih dahulu jatuh ke suatu tempat yang disediakan Tuhan sebelum jatuh ke atas tanah. Oleh Sebab itu, berqurbanlah dengan senang hati” (Hadits riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah dari A’isyah)

Hikmah ibadah qurban tidak akan pernah hilang dimakan waktu. Dengan ibadah qurban tersebut dapat dijalin taqarrub ila Allah yaitu mendekat diri kepada Allah SWT.

Shalat hari raya termasuk khususiat atau keistimewaan bagi umat Islam seperti juga shalat istisqa’ (minta hujan) dan kusuf (gerhana matahari). Di antara dua shalat hari raya itu maka shalat Idul Adha lebih afdal dari shalat Idulfitri karena terdapat nas Al-Quran QS. (Al-Kautsar : 2) – “Oleh itu, kerjakanlah shalat (Idul Adha) karena Tuhanmu semata-mata, dan sembelihlah qurban (sebagai bersyukur).” Ibadah yang dituntut pada Idul Adha bukan sebatas ibadah jasadi yaitu shalat tetapi juga ibadah yang melibatkan pengorbanan harta yaitu melakukan penyembelihan hewan qurban yang sunat muakkad bagi umat Islam dan makruh meninggalkan oleh orang yang mampu.

Rasulullah SAW : “Siapa yang mempunyai kemampuan untuk berqurban tetapi tidak berqurban, maka jangan hadir di tempat shalat kami.” Semoga saja bagi yang melakukan qurban di hari tersebut diampunkan dosanya dan ahli rumahnya pada titik pertama darah sembelihan qurban tertumpah ke tanah. Berqurban adalah bukti taqwa dan tawakkal kepada Allah SWT, yang akan menumbuhkan semangat hidup tidak pernah mengenal putus asa dari lindungan Allah SWT.

Di dalam syariat yang dibawa oleh Rasulullah SAW, perintah dan larangan selalu ada dan terus berjalan kepada setiap hamba selama ruh masih bersama jasad

Wisuda Bersama STMIK dan STIT Pringsewu 2018

STMIK PRINGSEWU – Sabtu (29/9), penyelenggaraan acara wisuda STMIK Pringsewu dan STIT Pringsewu berjalan lancar dan sukses. Wisuda tersebut merupakan wisuda ke-19 yang dilaksanakan oleh STMIK Pringsewu dan wisuda ke-4 STIT Pringsewu. Acara wisuda STMIK Pringsewu program studi S1 Sistem Informasi diikuti oleh 232 orang wisudawan/i, D3 Manajemen Informatika diikuti 74 orang wisudawan/i, sedangkan jumlah wisudawan dari STIT Pringsewu sebanyak 81 orang wisudawan/i, mereka merupakan Sarjana Pendidikan Islam dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam.

Perhelatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di GOR Kabupaten Pringsewu. Perhelatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr. Fauzi, Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 2 (Rustinah HR, S.E., M.Si) , Ketua MUI, Polres, Kodim.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, dalam sambutannya mengucapkan selamat untuk seluruh wisudawan, sekaligus berharap ilmu yang telah didapatkan selama di bangku kuliah dapat bermanfaat dan dapat teraktualisasikan di tengah kehidupan masyarakat.(*na)

BEM STMIK galang bantuan Lombok

STMIK PRINGSEWU – Jum’at (24/8), BEM STMIK Pringsewu menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Lombok melalui Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, batuan diserahkan hari pukul 10.00 dan diterima oleh Hartadi, S. Sos.

Prianti Presiden Mahasiswa STMIK Pringsewu mengatakan, kepedulian terhadap orang tertimpa musibah merupakan salah satu hal yang penting dimiliki untuk menunjukkan karakter ahklak mulia. Prianti menegaskan, bantuan terhadap orang tertimpa musibah di Lombok melalui Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu berupa Pakaian layak pakai sebanyak 8 Kardus besar dan 3 karung besar yg dihimpun beberapa hari yang lalu.

Prianti menambahkan, setiap individu selayaknya punya rasa peduli terhadap sesama, dimana hal ini bisa memberikan berbagai manfaat antara lain membantu mengatasi permasalahan dalam masyarakat. Selain itu, kepedulian sesama juga membuat rasa kebersamaan semakin terbangun, ucapnya.



Sementara Nur Aminudin selaku Wakil Ketua III STMIK Pringsewu mengatakan, setiap mahasiswa, ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya adalah aktor penting yang sangat diandalkan untuk mewujudkan cita-cita pencerahan kehidupan bangsa kita di masa depan. Mahasiswa sangat potensial untuk ikut serta menangani bencana alam di Indonesia. Dengan bekal akademik serta pamor mahasiswa yang terbukti paling peduli terhadap persoalan bangsa, cukuplah sebagai modal bagi institusi untuk berpartisipasi aktif menanggulangi bencana-bencana di Indonesia.

Dibalik semua bencana tersebut terdapat ladang amal shalih yang sangat luas bagi masyarakat yang tidak terkena bencana. Inilah saatnya bagi masyarakat untuk meluangkan waktu, tenaga, fikiran, harta benda dan keahlian mereka guna membantu korban bencana. Makanan, minuman, obat-obatan, air bersih, pakaian, selimut, tenda, dan banyak hal mendesak lainnya dibutuhkan oleh ratusan ribu masyarakat yang terkena bencana.

Di sini Allah SWT hendak menguji seberapa jauh kepedulian dan ketanggapan kita dalam menolong saudara kita yang sedang kesusahan. (*na)

Allah SWT berfirman:

وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan kerjakanlah amal kebaikan agar kalian beruntung!” (QS. Al-Hajj : 77)

Logo Baru STMIK Pringsewu

Transformasi Logo STMIK PRINGSEWU

Logo baru STMIK Pringsewu yang merupakan distilasi dari beberapa materi yang diolah sehingga tidak hanya menjadi sebuah logo yang indah, tetapi memiliki makna yang mendalam, sehingga dapat mewakili visi dan misi dari STMIK Pringsewu untuk terus maju dan berkembang.




1 Lima kelopak bunga berbingkai garis putih bermakna lambang pancasila, merupakan azas negara yang menjadi pedoman bagi civitas akademika STMIK PRINGSEWU yang diarahkan pada kepentingan Negara, bangsa dan agama.
2 Warna biru bermakna ruang terbuka, imajinasi dan inspirasi, diharapkan seluruh civitas akademika STMIK PRINGSEWU memiliki pemikiran terbuka, imajinasi dan menjadi inspirasi banyak orang.
3 Warna kuning bermakna kecerdasan, kreatif, olah pikir dan optimis, diharapkan STMIK PRINGSEWU menghasilkan output yang memiliki kecerdasan, kreatif, olah pikir dan optimis.
4 Tombak segitiga bermakna Tridharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian), dan mewakili unsur bilangan 3 (tiga) sebagai bulan berdirinya STMIK PRINGSEWU.
5 Lingkaran bermakna bergerak dinamis, memiliki kecepatan, berkualitas dan dapat diandalkan, diharapkan STMIK PRINGSEWU menjadi kampus yang bergerak dinamis, berkualitas dan dapat diandalkan.
6 Siger bermakna ciri khas daerah lampung, keberadaan STMIK PRINGSEWU berlokasi di kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.
7 Komputer bermakna STMIK PRINGSEWU merupakan Perguruan Tinggi berbasis Teknologi Informasi dan menghasilkan Sarjana yang ahli dibidang Teknologi Informasi. Lingkaran Kuning dan Merah bermakna kecerdasan dan keberanian.

STMIK Pringsewu laksanakan posdikti bagi mahasiswa baru

Sumaterapost.co – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu melaksanakan Program Orientasi Pendidikan Tinggi (POSDIKTI) bagi Mahasiswa Baru, dibuka oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Nuraminudin. M.T.I mewakili Ketua STMIK Pringsewu, Hj. Rita Irviani, SE, M.M, Jum’at (11/8).

Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani. SE.MM dalam sambutannya, yang disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nuraminudin M.T.I, mengatakan, POSDIKTI adalah kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang kurikulum Pendidikan Di Kampus STMIK Pringsewu, serta mengenal lebih dekat para Dosen, serta antar mahasiswa baru serta organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.

Hadir dalam pembukaan POSDIKTI, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Elidabeth Anggraeni, MTI, wakil ketua II Bidang Keuangan Trisusilowati, MTI, Ka Prodi Diploma III Oktafianto, MTI.

Dalam pembukaan POSDIKTI di sematkan Jaket Almamater kepada perwakilan Mahasiswa Baru STMIK Pringsewu, Oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Elisabeth Anggraeni. M.T.I. (and).